Ayam bumbu kuning

5

Tau istilah ayam bumbu kuning, kan? Itu lho, ayam lezat siap goreng (sudah dibumbu macam-macam, termasuk kunyit) yang mudah ditemui di pasar tradisional dan sebagian supermarket/pasar swalayan (di Jakarta dan sekitarnya, banyak juga pedagang kelilingnya).

Trus, diapain? Ya digoreng, lah! Cuma minyak bekasnya (jelantah) jangan dibuang, tapi dipakai untuk sesi makan berikutnya: buat bikin nasi goreng—kalau perlu ampas bumbu ayamnya ditambahkan pula sebagai aksesori. Dan nasgor ala dapur rumah sendiri itu akan semakin membuat kita merem-melek.

ooOoo

–NgM–mangap

Kompor Londo

0

Mungkin sudah jadi kebutuhan sebagian orang untuk mempunyai (dan memperlihatkan kalau punya), ‘dapur bersih’ yang mereka miliki—lengkap dengan ‘kompor Londo-nya (istilah di keluarga kami buat kompor ber-body kotak besar dengan beberapa burner ditambah grill dan oven serta tempat tabung gas di dalam). ‘Kompornya orang Barat’, karena kalau tidak buatan Eropa ya Amerika (dijamin mahal).

Tapi perlu diingat bahwa kompor bule, yang apinya cenderung kecil (bahkan ada model yang tanpa api sama sekali) itu, tidak cocok untuk menggoreng banyak menu Nusantara seperti tahu/tempe, kerupuk dlsb yang butuh minyak yang benar-benar panas alias kobaran api yang ‘nge-josshh’ atau ‘kencang’.

Jadi, mau bergaya? Boleh-boleh saja, tapi jangan mengorbankan rasa. Kasihan keluarga tersayang. 🙂

ooOoo

–NgM–mangap

Keras bir atau kopi?

0

Gara-gara main ke sebuah blog yang bercerita tentang anak kecil yang sangat doyan ngopi, jadi ingat soal ini: kopi itu keras(!). Keras gimana? Yah, misalnya bagi sebagian orang, minuman ini menu wajib pagi hari agar mereka bisa lancar ke belakang. Jadi di sini keras ‘menggerus’, gitu. Tapi bukan itu saja, kopi bahkan lebih keras daripada bir! Nggak percaya? Coba saja suruh orang yang kuat menenggak bir satu-dua jug untuk minum kopi setengah jug aja, pasti klenger. Paling nggak besok paginya.

Jadi bagi yang rajin ngupi (apalagi yang item—glek!), yang sehari bisa dua-lima kali kaya Paman Hantu, kita perlu lebih taktis-strategis: pakai cangkir kecil, dan banyak-banyak minum air putih.

ooOoo

–NgM–mangap