Parkir mobil di rumah

0

Saat memarkir mobil di rumah (baik di garasi ataupun carport), banyak orang suka posisi menghadap ke jalan. Selain agar rumah/mobil lebih sedap dipandang (dari arah depan), alasan utamanya biasanya: agar esok pagi saat berangkat kerja jadi mudah alias tinggal ‘hreng..’ tanpa harus repot atret lagi. Tapi sebenarnya posisi ini ada ruginya: saat esok paginya memanaskan mobil (meski cuma barang semenit) asap knalpot (yang mengandung karbon monoksida dll itu) akan menyerbu masuk ke dalam rumah dan tinggal relatif lama di sana (dan sekian persennya bahkan akan menempel di tembok).

Kalau posisi sebaliknya? Total ‘asapnya’ tentu akan sama saja, tapi paling tidak emisi gas buangnya yang beracun itu tidak terperangkap di dalam rumah dan jadi menu harian anggota keluarga.

ooOoo

–NgM–mangap

Advertisements

Kemoceng mobil

0

Sepertinya banyak pemilik mobil yang tidak begitu menganggap penting benda yang satu ini. Padahal kemoceng (Jawa: sulak) termasuk perangkat semi-wajib. Jangan buat body (merusak cat), tapi gunakan untuk kaca sebelah luar. Kaca yang bersih akan membuat mata jadi lebih tidak gampang lelah karena pendar sinar (dari debu yang menempel di kaca), dan wiper lebih awet. Untuk mobil yang sering dipakai keluar kota, ini pusaka wajib—mobil boleh dekil, tapi wiper dan kaca (utamanya kaca depan) harus tetap bersih dari butiran kerikil dll, atau kaca bisa kena baret (kalau wiper dijalankan).

Jadi baiknya sediakan kemoceng kecil di mobil, khusus untuk kendaraan, bukan yang lain. Jangan lupa setiap habis pakai dikebut-kebutkan, agar kita tidak justru memelihara debu di dalam mobil.

ooOoo

–NgM–mangap

Keras bir atau kopi?

0

Gara-gara main ke sebuah blog yang bercerita tentang anak kecil yang sangat doyan ngopi, jadi ingat soal ini: kopi itu keras(!). Keras gimana? Yah, misalnya bagi sebagian orang, minuman ini menu wajib pagi hari agar mereka bisa lancar ke belakang. Jadi di sini keras ‘menggerus’, gitu. Tapi bukan itu saja, kopi bahkan lebih keras daripada bir! Nggak percaya? Coba saja suruh orang yang kuat menenggak bir satu-dua jug untuk minum kopi setengah jug aja, pasti klenger. Paling nggak besok paginya.

Jadi bagi yang rajin ngupi (apalagi yang item—glek!), yang sehari bisa dua-lima kali kaya Paman Hantu, kita perlu lebih taktis-strategis: pakai cangkir kecil, dan banyak-banyak minum air putih.

ooOoo

–NgM–mangap